Anisa : “Kenapa Allah nyiptain kita beda-beda kalau Allah Cuma pengen disembah dengan satu cara?”
Cina : “Makanya Allah nyiptain cinta, biar yang beda-beda bisa satu. Tapi tetep, Cuma satu”
Cina : “kau cantik, aku ganteng. kau yatim, aku piatu. Kau bego, aku pintar. kau..”
Anisa : “Lo kristen, gue islam”
Cina : “exactly. Ntar kita bisa di display di taman mini, jadi simbol kerukunan umat beragama. Kau kan belum pernah main beda agama. Atau kau pindah kristen aja nis?”
Anisa : “yakin lo masih mau sama gue? Tuhan gue aja berani gue khianatin, apalagi lo ntar?”
--------
Anisa : “ya Allah, aku tahu Engkau telah menyediakan jodoh yang terbaik buat Cina. Tapi kita masih saling sayang. Nggak dosa kan?”
Cina : “if you love someone, you gotta let them go”
Anisa : “Basi sih tapi bukan berarti nggak bener”
--------
Cina : “mengapa saudari memilih mozaik sebagai tugas akhir saudari?”
Anisa : “mozaik itu beda-beda bentuk, warna, tekstur tapi jika dilihat dari jarak yang tepat, akan menjadi satu kesatuan yang indah. Sama seperti kampung kota, beda-beda suku, agama, status sosial tapi jika dilihat dari jarak yang tepat akan menjadi sebuah kesatuan”
Intinya Jodoh di tangan Tuhan, ya gag? Hehe. GOD is a director right :)
fathiasuri.blogspot.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar